Apa Beda Usia Kehamilan dan Usia Janin?

Banyak masih belum tau mengenai perbedaan antara usia kehamilan dan usia janin. Nyatanya keduanya berbeda dimana usia janin sendiri tidak dapat dihitung dengan pasti karena usia janin mulai dihitung sejak terjadinya pembuahan sedangkan kita tidak pernah tau kapan mulainya terjadi pembuahan.

Sedangkan usia kehamilan dihitung sejak menstruasi terakhir. Meskipun pada saat menstruasi terakhir belum terjadi pembuahan. Sehingga pada akhirnya usia kehamilan dan usia janin menjadi berbeda.

Usia kehamilan dihitung mulai dari tanggal terakhir menstruasi. Pada dasarnya, tubuh perempuan selalu mempersiapkan diri untuk terjadinya kehamilan sehingga perhitungan usia kehamilan dipengaruhi oleh tanggal terakhir menstruasi.

Masa kehamilan normalnya akan berlangsung selama 38 hingga 40 minggu hingga si kecil lahir. Dengan menghitung usia kehamilan, dapat membantu memperkirakan kapan hari perkiraan lahir si kecil.

Mengitung usia kehamilan juga dapat dilakukan dengan menggunakan kalkulator kehamilan dan juga melalui USG. Penggunaan kalkulator kehamilan juga akan membantu untuk memperkirakan kapan terjadinya pembuahan dan usia janin yang sedang dikandung.

Penggunaan usg selain dapat membantu menghitung usia kehamilan juga dapat digunakan untuk memperkirakan usia janin. Usia janin dapat diperkirakan dengan melihat pertumbuhan janin di dalam rahim. Meskipun masih perkiraan, penggunaan USG memiliki akurasi yang cukup tinggi.

Siklus Haid Vs USG, Mana Lebih Akurat Hitung Usia Kehamilan?
source gambar : haibunda.com
  • Menghitung Usia Janin

Usia janin dihitung dari awal terjadinya pembuahan. Kapan tepatnya terjadi pembuahan ini tidak dapat dipastikan. Kecuali jika proses pembuahan dilakukan melalui program bayi tabung yang mana dapat dilihat dan diamati oleh dokter secara langsung.

Menjadi suatu hal yang normal ketika ternyata usia kehamilan dan usia janin terdapat perbedaan. Karena memang perhitungannya juga berbeda.

  • Apakah Perlu Khawatir Jika Usia Kehamilan dan Usia Janin Berbeda?

Perbedaan usia kehamilan dan usia janin itu merupakan hal yang wajar selama perbedaan terpaut antara 2 minggu, maka hal ini terhitung normal.

Penghitungan usia janin yang biasanya dengan melihat ukuran janin pada usia kehamilan tertentu. Biasanya janin yang berukuran kecil juga dapat dipengaruhi oleh adanya faktor genetik dari orang tuanya. Dan janin yang berukuran besar juga dapat terjadi karena faktor lain seperti adanya penyakit bawaan oleh orang tua seperti diabetes.

Perkembangan janin yang kecil juga terjadi karena adanya kekurangan nutrisi dan oksigen. Dimana nutrisi dan oksigen menjadi faktor penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selama di dalam kandungan.

Selain dari janin itu sendiri, ukuran janin yang terpaut jauh dengan ibunya juga dapat disebabkan karena kenaikan berat badan ibu hamil yang banyak ketika masa kehamilan berlangsung.

  • Manfaat Mengetahui Usia Janin

Dengan mengetahui usia janin di dalam kandungan maka dapat dilihat apakah janin di dalam kandungan tumbuh dan berkembang secara normal sesuai dengan usia janin normal pada umumnya.

Apabila terjadi perbedaan yang jauh antara usia janin pada umumnya maka dapat segera dicarikan solusi terbaik. Ibu hamil perlu memperhatikan asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuhnya selama masa kehamilan.

Janin yang kecil menunjukkan bahwa adanya kekurangan nutrisi pada janin sehingga ibu hamil perlu menambah konsumsi makanan dan minuman yang lebih bergizi. Sedangkan pada janin yang terlihat besar biasaya dapat terjadi karena diabetes pada masa kehamilan yang menyebabkan bayi menjadi lebih besar sehingga ibu hamil sebaiknya mengurangi makanan dan minuman yang mengandung banyak gula.

Penting bagi ibu hamil untuk selalu melakukan pemeriksaan untuk melihat perkembangan janin di kandungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *